Persidangan ke 42 Jemaat GPM Imanuel Karpan Ambon, dibuka dengan pemukulan tifa oleh Majelis Pekerja Klasis (MPK) Kota Ambon MJ Sapteno secara bersama-sama dengan

Ketua Majelis Jemaat GPM Imanuel, Pendeta, M Warella/Ubro dalam pidatonya menekankan pentingnya rasa syukur atas realisasi pendapatan yang melebihi target, merupakan hasil kerja sama dari 17 sektor pelayanan, walaupun masih ada kekurangan yang perlu diperbaiki. Menurutnya Sidang jemaat harus memberikan perhatian khusus pada evaluasi terhadap capaian kegiatan strategis dan rekomendasi yang telah dilaksanakan selama tahun pelayanan sebelumnya.
Ia menjelaskan, Identifikasi faktor keberhasilan serta kendala yang dihadapi menjadi dasar untuk memperbaiki dan menyusun rencana strategis yang lebih baik ke depan.
Dijelaskan hasil persidangan ke 41 tahun 2024, telah merealisasikan 58 kegiatan dari 70 kegiatan strategis dengan capaian 80 Persen dan 7 dari 14 rekomendasi
Selain itu menurutnya, Gereja harus memastikan bahwa program-program pembinaan dan pelayanan yang dirancang relevan dengan kebutuhan jemaat.
Hal ini mencakup pelayanan lintas generasi yang melibatkan anak-anak, remaja, pemuda, orang dewasa, hingga warga senior, agar tercipta pertumbuhan spiritual dan relasi yang kuat dalam keluarga dan komunitas.